Kapolda Metro Jaya: Gerakan Pilah Sampah untuk Kebersihan Lingkungan Jakarta
Jakarta (ANTARA) – Kapolda Metro Jaya Asep Irjen Pol Edi Suheri menggarisbawahi pentingnya Gerakan Pilah Sampah dalam menjaga kebersihan lingkungan di Jakarta. Dalam acara Deklarasi Gerakan Pilah Sampah dan HUT ke-499 Jakarta, Kapolda menyatakan dukungannya terhadap upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan Jakarta.
Masyarakat Harus Peduli Terhadap Kebersihan Lingkungan
Asep menekankan bahwa masalah sampah memerlukan keterlibatan semua pihak, bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Melalui gerakan pilah sampah, diharapkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dapat tumbuh di masyarakat.
Polisi Metro Jaya turut mendukung inisiatif Pemprov Jakarta dalam menggalakkan gerakan pilah sampah sebagai langkah awal untuk membentuk kesadaran masyarakat. Dalam upaya menghadapi volume sampah yang terus meningkat di TPST Bantargebang, kolaborasi antara pihak kepolisian dan pemerintah daerah diharapkan mampu memberikan dampak positif.
Sinergi Antara Polri dan Pemprov Dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan
Kehadiran Kapolda Metro Jaya dalam acara tersebut mencerminkan sinergi antara Polri dan pemerintah daerah. Hal ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program kebersihan lingkungan Jakarta serta rangkaian perayaan HUT ke-499 Jakarta menuju usia 500 tahun pada 2027.
Instruksi Gubernur Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang pilah sampah dari sumbernya dijadikan dasar untuk kegiatan tersebut. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa program ini akan mengurangi beban pembuangan sampah di TPST Bantargebang.
Program Pilah Sampah Diharapkan Mengurangi Beban Sampah di TPST Bantargebang
Pramono menyatakan harapannya agar program pilah sampah efektif dalam menangani permasalahan sampah di Jakarta. Dengan pemisahan sampah organik dan anorganik sejak sumbernya, diharapkan jumlah sampah yang harus dibuang ke TPST Bantargebang bisa dikurangi.
Dengan langkah ini, Jakarta diharapkan hanya perlu menangani residu sampah, bukan seluruhnya seperti saat ini. Dengan memulai proses pemilahan, diharapkan beban pembuangan sampah ke TPST Bantargebang dapat berkurang secara signifikan.


