Stellantis dan Leapmotor Memperluas Kerjasama Produksi Mobil Listrik di Eropa
Jakarta (ANTARA) – Produsen mobil Stellantis bersama Leapmotor melakukan penjajakan kemitraan strategis dengan tujuan membangun kesuksesan kolaborasi.
Dikutip dari laman resmi Stellantis, kedua perusahaan berencana untuk memperluas kerja sama produksi mobil listrik di Eropa, khususnya di pabrik Stellantis di Figueruelas, Zaragoza, Spanyol.
Penambahan Lini Produksi untuk Model C-SUV BEV Terbaru
Stellantis dan Leapmotor sedang mengevaluasi penambahan lini produksi baru untuk memproduksi model C-SUV BEV terbaru dari Opel di pabrik Figueruelas. Waktu pelaksanaan rencana produksi ini masih dalam tahap penilaian, namun potensi dimulainya produksi diprediksi pada tahun 2028.
Model C-SUV BEV baru dari Opel akan menjadi tambahan dari produksi Peugeot 208 dan Lancia Ypsilon yang saat ini sedang berlangsung di pabrik tersebut.
Langkah Strategis untuk Pasar Mobil Listrik Eropa
Dengan menjajaki kolaborasi yang lebih dalam, Stellantis dan Leapmotor berupaya mendongkrak pasar mobil listrik di Eropa. Opel C-SUV baru yang akan diproduksi di pabrik Figueruela diharapkan dapat mendukung nilai kompetitif dan keterjangkauan pasar mobil listrik di Eropa.
Selain itu, ekspansi produksi juga akan dilakukan dengan mengalokasikan produksi Model C-SUV B10 milik Leapmotor ke pabrik Stellantis di Figueruelas, dengan perkiraan peluncuran paling cepat tahun 2026.
Catatan dari CEO Stellantis, Antonia Filosa, menegaskan bahwa langkah-langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk memajukan produksi mobil listrik kelas dunia dengan harga yang terjangkau untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di Eropa.
Sebagai informasi, Stellantis saat ini memiliki saham sebesar 21 persen di Leapmotor dan kemitraan antara keduanya diharapkan terus berkembang untuk mendukung pertumbuhan industri mobil listrik di masa depan.


