Saturday, June 13, 2026
HomeBisnisKunci Jaga Inflasi 2026: Konsistensi Produksi Pangan

Kunci Jaga Inflasi 2026: Konsistensi Produksi Pangan

Konsistensi Produksi Pangan Nasional Jadi Kunci Stabilitas Inflasi

Jakarta – Pasokan pangan dan produksi beras menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi. Menurut Ekonom Universitas Indonesia (UI), Ninasapti Triaswati, konsistensi produksi pangan nasional perlu dijaga untuk menjaga stabilitas inflasi dan pertumbuhan ekonomi hingga akhir 2026 di tengah ketidakpastian pangan global.

Sektor Pertanian Sebagai Bantalan Utama Ekonomi Nasional

Dalam konteks ini, sektor pertanian tetap menjadi salah satu bantalan utama ekonomi nasional. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 tercatat sebesar 5,61 persen secara year-on-year. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, sektor pertanian menjadi sumber pertumbuhan utama dengan kontribusi sebesar 1,11 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Ninasapti menggarisbawahi pentingnya menjaga konsistensi produksi pangan hingga akhir tahun 2026. Produksi dan pasokan pangan domestik menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan pengendalian inflasi pangan.

Pengaruh Besar Komoditas Pangan Terhadap Inflasi Nasional

Komoditas pangan memiliki pengaruh besar terhadap inflasi nasional karena berkaitan langsung dengan kebutuhan pokok masyarakat. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan inflasi April 2026 sebesar 0,13 persen secara bulanan, namun kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil deflasi sebesar 0,06 persen.

Keberhasilan menjaga produksi dan pasokan pangan domestik menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat. Dalam hal ini, peran swasembada beras dinilai sangat penting dalam menopang kondisi ekonomi nasional.

Petani dan dukungan pemerintah dalam memperkuat produksi pangan nasional juga sangat diapresiasi. Kondisi cadangan beras pemerintah yang mencapai lebih dari 5 juta ton di berbagai gudang Perum Bulog di sejumlah daerah dianggap sebagai modal penting untuk menjaga ketahanan pangan nasional dan mengantisipasi gejolak pasar global.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler