Indonesia Dinilai Berpotensi Jadi Kekuatan Baru Basket di Asia oleh FIBA
Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu kekuatan baru dalam dunia basket di Asia. Hal ini didukung oleh meningkatnya antusiasme penggemar serta penyelenggaraan turnamen internasional yang masif beberapa tahun terakhir.
Chief Operating Officer (COO) FIBA, Patrick Mariller, menyoroti keberhasilan Indonesia sebagai tuan rumah FIBA Basketball World Cup 2023 di Jakarta. Menurutnya, hal ini merupakan bukti konkret dari perkembangan ekosistem basket nasional yang semakin menjanjikan.
Potensi Basket Indonesia Terus Berkembang
Patrick menyatakan bahwa potensi besar yang dilihat oleh FIBA tidak hanya berasal dari penyelenggaraan turnamen internasional, tetapi juga dari minat yang semakin meningkat dari masyarakat terhadap olahraga basket. Indonesia dinilai memiliki basis penggemar basket yang solid dan terus berkembang.
Momentum positif ini, menurut FIBA, perlu dipertahankan melalui pengembangan basket dari level amatir hingga profesional. Untuk itu, FIBA bersama Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) terus memperkuat kerjasama melalui program “Basketball for Good” yang bertujuan untuk memperluas akses dan popularitas basket di Tanah Air.
Pengembangan Basket Indonesia ke Depan
Selain program sosial dan pembinaan usia dini, FIBA juga akan memberikan dukungan dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang basket. Hal ini termasuk pelatihan untuk pelatih dan wasit, dengan melibatkan dukungan dari FIBA Indonesia maupun kantor pusat FIBA.
Meskipun pengembangan basket membutuhkan waktu yang tidak singkat, FIBA optimis melihat adanya ambisi besar dari federasi basket Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas olahraga tersebut. Dengan Indonesia menjadi tuan rumah sejumlah turnamen internasional dalam beberapa tahun ke depan, seperti FIBA U16 Asia Cup 2027 dan FIBA U17 Basketball World Cup 2028 untuk putri, serta FIBA U18 Asia Cup 2028 dan FIBA U19 Basketball World Cup 2029 untuk putra, harapan untuk menjadi kekuatan baru basket di Asia semakin terbuka lebar.


