IHSG Berpotensi Uji Level 7.200 Meski Investor Waspada Aksi Ambil Untung
Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpeluang menguji level psikologis 7.200 pada perdagangan Jumat, meski investor tetap mewaspadai potensi aksi ambil untung (profit taking) menjelang akhir pekan.
Sebagaimana diketahui, IHSG pada Jumat pagi dibuka menguat 8,64 poin atau 0,12 persen ke level 7.182,96. Sementara, pada perdagangan sebelumnya, Kamis (7/5), IHSG ditutup menguat 1,15 persen ke level 7.174,32.
Perkiraan dan Sentimen Pasar
Penguatan tersebut didukung kenaikan sektor keuangan yang mencatat penguatan terbesar sebesar 2,01 persen, menurut Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim. IHSG diperkirakan berpotensi menguji level 7200-7200 pada perdagangan Jumat (8/5). Meskipun demikian perlu diwaspadai potensi pullback jangka pendek menjelang akhir pekan.
Penguatan IHSG masih ditopang sentimen eksternal dan pergerakan nilai tukar rupiah yang cenderung membaik. Investor turut mencermati sejumlah data ekonomi domestik yang akan dirilis, termasuk posisi cadangan devisa April 2026 yang diperkirakan menurun seiring tren pelemahan rupiah dalam beberapa waktu terakhir.
Respon Pasar terhadap Kebijakan Pemerintah
Di sisi lain, pasar turut merespons positif kebijakan pemerintah terkait pembebasan pungutan pajak atas transaksi aksi korporasi BUMN yang dilakukan Danantara. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyetujui pembebasan pungutan pajak yang berkaitan dengan aksi korporasi BUMN, mulai dari merger, likuidasi hingga divestasi.
Keringanan pajak yang diberikan berkaitan seluruhnya dengan transaksi streamlining BUMN hingga berbentuk pembebasan. Misalnya jika Danantara melakukan pengalihan dari BUMN kepada perusahaan baru, maka akan mendapatkan keringanan pajak.
Pewarta: Bayu Saputra Editor: Virna P Setyorini Copyright © ANTARA 2026


