Inflasi Turun di Bulan April 2026, BI Tekankan Konsistensi Kebijakan
Jakarta (ANTARA) – Bank Indonesia (BI) melaporkan penurunan inflasi indeks harga konsumen (IHK) pada April 2026 menjadi 2,42 persen (yoy) dari bulan sebelumnya, yang disebabkan oleh konsistensi kebijakan moneter dan sinergi antarpemangku kepentingan.
Alasan Penurunan Inflasi
Menurut Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, penurunan inflasi tersebut merupakan hasil dari kerjasama BI dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID). Selain itu, keberhasilan dalam menjaga inflasi juga didukung oleh program ketahanan pangan nasional.
BI optimis bahwa inflasi akan tetap terkendali dalam target 2,5±1 persen (rentang 1,5-3,5 persen) pada tahun 2026 dan 2027.
Data Inflasi dan Faktor Pengaruh
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), IHK pada April 2026 mengalami inflasi sebesar 0,13 persen secara bulanan dan 2,42 persen secara tahunan, turun dari bulan sebelumnya. Inflasi inti pada bulan tersebut didorong oleh kenaikan harga minyak goreng akibat naiknya harga komoditas minyak sawit mentah secara global.
Kelompok volatile food mengalami deflasi sebesar 0,88 persen secara bulanan, yang disebabkan oleh normalisasi permintaan setelah Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri dan musim panen raya di daerah sentra produksi.
Di sisi lain, kelompok administered prices mengalami inflasi sebesar 0,69 persen secara bulanan, terutama dipengaruhi oleh kenaikan harga tarif angkutan udara, bensin, dan bahan bakar rumah tangga.
Bank Indonesia memperkirakan bahwa inflasi volatile food akan tetap terkendali berkat kerjasama antara BI, TPIP, dan TPID, serta implementasi Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS).
Meski inflasi administered prices mengalami kenaikan, BI yakin bahwa inflasi secara keseluruhan dapat dijaga sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Bank Indonesia optimis dalam menjaga stabilitas ekonomi Indonesia melalui kendali inflasi yang baik.


