Monday, May 18, 2026
HomeBursaIHSG Menguat 15,15 Poin Menjelang Penutupan Sesi Senin

IHSG Menguat 15,15 Poin Menjelang Penutupan Sesi Senin

IHSG Ditutup Menguat 15,15 Poin di Level 6.971,95

Pada Senin sore, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat sebesar 15,15 poin atau 0,22 persen ke posisi 6.971,95. Meskipun IHSG sempat dibuka menguat hingga mencapai level 7.069, namun pada sesi II, penguatan tersebut berkurang dan indeks cenderung bergerak sideways.

Penyebab Pelemahan IHSG

Pelemahan IHSG pada sesi tersebut dipicu antara lain oleh koreksi saham GOTO setelah pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 membatasi potongan aplikator maksimal hingga 8 persen. Hal ini menimbulkan kecemasan investor terhadap prospek fundamental saham GOTO, karena kebijakan tersebut dianggap dapat berdampak negatif terhadap pendapatan dan marjin perusahaan.

Perkembangan Saham di Asia

Pada hari yang sama, indeks saham di Asia cenderung menguat. Indeks MSCI Asia-Pasifik di luar Jepang naik hingga 3 persen, dipimpin oleh reli saham terkait kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Pasar saham di daratan China dan Jepang tidak beroperasi karena hari libur, namun penguatan tersebut memberikan sentimen positif bagi pasar regional.

Perhatian pasar kembali tertuju pada tema kecerdasan buatan setelah gencatan senjata antara AS dan Iran meredakan ketegangan geopolitik. Asia menjadi fokus utama dalam pengembangan AI, mengingat dominasi sektor manufaktur semikonduktor dan peningkatan kebutuhan infrastruktur data di kawasan ini.

Kondisi Harga Minyak dan Komoditas

Harga kontrak berjangka minyak mentah turun sedikit setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan inisiatif Project Freedom untuk membantu kelancaran lalu lintas kapal di Selat Hormuz. Kondisi harga minyak masih menjadi ketidakpastian utama bagi perekonomian global akibat konflik di Timur Tengah.

Indikator aktivitas manufaktur di Asia juga menunjukkan adanya gangguan rantai pasok akibat konflik di Timur Tengah, terutama dalam hal distribusi energi dan harga bahan baku.

Dari penutupan perdagangan IHSG hari itu, tercatat frekuensi transaksi saham sebanyak 2.441.740 kali dengan volume perdagangan mencapai 60,30 miliar lembar saham senilai Rp21,12 triliun. Sektor barang konsumen primer mengalami penguatan tertinggi sementara sektor kesehatan dan teknologi mengalami penurunan signifikan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler