Pertamina Group Tetap Tangguh di Tengah Fluktuasi Pasar Modal
VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyatakan bahwa emiten-emiten Pertamina Group menunjukkan kekuatan fundamental dan resiliensi bisnis di tengah tekanan pasar modal Indonesia sepanjang kuartal pertama 2026 yang dipengaruhi oleh gejolak global dan domestik.
Fokus Utama pada Fundamental Bisnis
Baron menegaskan bahwa ketidakpastian geopolitik internasional telah mempengaruhi sentimen investor terhadap pasar domestik, namun emiten Pertamina Group tetap mampu mempertahankan performa yang relatif kuat. Perusahaan ini tetap fokus pada fundamental bisnis yang konsisten, posisi sektor energi yang defensif, serta prospek jangka panjang yang didukung oleh kebutuhan energi nasional.
Berdasarkan data kuartal 1 2026, sejumlah emiten Pertamina Group seperti PGAS (Pertamina Gas Negara), ELSA (Elnusa), PGEO (Pertamina Geothermal Energy), dan TUGU (Tugu Insurance) menunjukkan resiliensi relatif terhadap IHSG dan sektor, mencerminkan kekuatan fundamental bisnis yang tetap stabil.
Komunikasi Strategis dengan Investor
Baron menekankan bahwa Pertamina terus memperkuat komunikasi strategis kepada investor untuk menegaskan nilai jangka panjang perusahaan serta memastikan pemahaman pasar terhadap kekuatan fundamental dan strategi pertumbuhan Pertamina Group di tengah volatilitas global. Perusahaan juga ingin memperluas basis investor, meningkatkan kualitas engagement dengan analis dan pasar modal, serta memperkuat posisi sebagai salah satu bagian krusial dari sektor energi nasional dan transisi energi.
Dalam menghadapi dinamika geopolitik global, Pertamina menjalankan strategi dual growth dengan menjaga stabilitas bisnis utama sekaligus mempercepat pengembangan energi rendah karbon. Hal ini dilakukan untuk memperkuat daya saing perusahaan dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.


