Jumlah Kartu Debit Contactless BRI Capai 1 Juta
Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat pertumbuhan signifikan dalam penggunaan transaksi debit tanpa sentuh atau contactless. Sejak diluncurkan pada Oktober 2024, jumlah kartu debit contactless BRI telah mencapai 1 juta kartu atau mengalami pertumbuhan sebesar 796 persen (yoy).
Tren Pertumbuhan Transaksi Debit Contactless
Frekuensi transaksi debit contactless BRI tumbuh sebesar 1.144 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal I-2026. Direktur Network dan Retail Funding BRI Aquarius Rudianto menyatakan bahwa peningkatan aktivitas transaksi nasabah terus didorong melalui pengembangan ekosistem pembayaran, terutama dalam layanan contactless di segmen ritel.
Nilai transaksi debit contactless BRI juga menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat, mencapai 1.195 persen (yoy) atau senilai Rp15,9 triliun. Hal ini menandai kontribusi positif layanan contactless terhadap kinerja bisnis BRI.
Keamanan dan Kontribusi Layanan Contactless
BRI memastikan layanan contactless dirancang dengan sistem proteksi berlapis untuk menjaga keamanan transaksi. Teknologi Near Field Communication (NFC) memastikan transaksi hanya dapat dilakukan dalam jarak sangat dekat, mengurangi risiko penyalahgunaan.
Peningkatan pendapatan berbasis komisi (fee-based income/FBI) dari layanan contactless juga mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 770,5 persen (yoy). Layanan ini tidak hanya berkembang dari sisi penggunaan, tetapi juga memberikan nilai tambah finansial bagi BRI.
Aquarius menegaskan bahwa keberhasilan ini mencerminkan adopsi teknologi pembayaran nirsentuh di masyarakat dan efektivitas transformasi digital BRI dalam menyediakan layanan transaksi yang cepat, praktis, dan aman. Dengan demikian, layanan contactless tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga menjaga keamanan dan kenyamanan nasabah.


