Sejumlah Berita Menarik di DKI Jakarta Hari Ini
Jakarta (ANTARA) – Beberapa peristiwa menarik terjadi di DKI Jakarta pada Rabu (29/4) yang layak untuk disimak. Mulai dari evaluasi perlintasan kereta hingga pentingnya melebarkan program sekolah gratis di ibu kota. Berikut rangkumannya:
Rano Minta Evaluasi Perlintasan Kereta di Jakarta
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyoroti perlunya evaluasi terhadap perlintasan sebidang kereta api di wilayah Jakarta. Hal ini untuk mencegah kecelakaan serupa yang terjadi di Bekasi Timur pada Senin (27/4). Menurutnya, meski sebagian perlintasan masih terbuka, namun terdapat petugas yang bertugas menjaga perlintasan.
Pendampingan Psikologi bagi Korban Kecelakaan KA
Tim konselor dari Polres Metro Bekasi Kota memberikan pendampingan psikologi kepada korban kecelakaan kereta yang sedang dirawat di RSUD Kota Bekasi. Tindakan ini ditujukan untuk korban yang tengah mendapat perawatan dan juga keluarga korban yang berada di rumah sakit. Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, turut memastikan pelayanan tersebut dilakukan dengan baik.
Penumpang Kereta Batalkan Tiket di Daop 1 Jakarta
Sebanyak 4.447 penumpang membatalkan perjalanan kereta dari stasiun di Daop 1 Jakarta dan mengajukan pengembalian tiket kereta pada 27 hingga 29 April 2026. Untuk memfasilitasi proses pengembalian tiket ini, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen di luar bea pesan kepada penumpang yang terdampak.
Reaksi Pengamat tentang Pemindahan Gerbong Wanita di KRL
Pengamat Transportasi, Deddy Herlambang, menilai usulan pemindahan gerbong khusus wanita pada rangkaian KRL Commuter Line setelah insiden kecelakaan di Bekasi Timur kurang tepat. Menurutnya, solusi tersebut bukan langkah yang tepat karena nyawa setiap individu memiliki nilai yang sama. Perlindungan kepada semua penumpang harus diutamakan tanpa harus mengecualikan gender tertentu.
Pentingnya Perluasan Program Sekolah Gratis di Jakarta
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Jhonny Simanjuntak, menekankan pentingnya memperluas program sekolah gratis di ibu kota untuk memastikan seluruh anak dapat menerima pendidikan. Hal ini merespons data yang menunjukkan jumlah anak yang tidak sekolah di Jakarta Utara mencapai lebih dari 22 ribu anak menurut Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Artikel ini disadur dari sumber.


