Permata Bank Raih Laba Bersih Rp920 Miliar di Kuartal Pertama 2026
Bank Permata Tbk melaporkan laba bersih sebesar Rp920 miliar pada kuartal I 2026, meningkat 16,6 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba ini didorong oleh kinerja pendapatan nonbunga yang tumbuh 11,9 persen.
Kinerja Pendapatan dan Penyaluran Kredit
Kinerja pendapatan nonbunga yang kuat turut mendukung pertumbuhan laba Bank Permata. Total penyaluran kredit tumbuh 2,8 persen menjadi Rp161 triliun, dengan kredit korporasi meningkat 6,5 persen menjadi Rp98,2 triliun, sementara kredit komersial tumbuh 1,8 persen menjadi Rp19,7 triliun.
Pertumbuhan Dana dan Kualitas Aset
Total dana pihak ketiga Bank Permata mencapai Rp185 triliun, dengan dana murah (CASA) sebesar Rp120,98 triliun. Rasio CASA meningkat menjadi 65,5 persen. Sementara itu, bank juga berhasil menjaga kualitas aset dengan NPL gross dan LAR masing-masing 2,2 persen dan 6,4 persen.
Selain itu, Bank Permata memiliki rasio CAR dan CET-1 sebesar 33,9 persen dan 25,9 persen, yang menunjukkan fondasi permodalan yang solid. Hal ini memberikan kekuatan bagi bank untuk melakukan ekspansi bisnis ke depan.
Dengan kondisi ekonomi yang dinamis, Bank Permata tetap mempertahankan fundamental bisnis yang kuat. Langkah-langkah terukur seperti restrukturisasi kredit dan penyelesaian masalah aset menjadi fokus utama perseroan dalam menangani tantangan di industri perbankan yang terus berkembang.


