Sunday, May 17, 2026
HomeFinansialPemerintah Ubah Pola Belanja untuk Keseimbangan Triwulan

Pemerintah Ubah Pola Belanja untuk Keseimbangan Triwulan

Pemerintah Ubah Pola Belanja untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengubah pola pengeluaran atau belanja menjadi lebih merata setiap triwulan pada tahun ini. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih optimal.

Pola Belanja yang Merata

Menurut Juda, sebelumnya pertumbuhan perekonomian cenderung terpusat di triwulan IV, namun sekarang pemerintah berupaya untuk meratakan pertumbuhan tersebut. Realisasi belanja pada triwulan I 2026 mencapai Rp815 triliun atau setara dengan 21,2 persen dari target APBN.

Belanja negara pada periode tersebut tumbuh sebesar 31,4 persen secara tahunan (yoy), yang lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Belanja pemerintah pusat tercatat sebesar Rp610,3 triliun (19,4 persen dari target APBN) dengan pertumbuhan 47,7 persen (yoy), sedangkan transfer ke daerah mencapai Rp204,8 triliun (29,5 persen dari target APBN) yang mengalami penurunan 1,1 persen (yoy).

Kendali Terhadap Defisit APBN

Dengan realisasi belanja dan pendapatan tersebut, defisit APBN triwulan I 2026 mencapai Rp240,1 triliun atau 0,93 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Meski demikian, Wamenkeu Juda menegaskan bahwa pengelolaan fiskal tetap dilakukan secara hati-hati dan terukur. Ia optimistis bahwa defisit APBN akan tetap terjaga di bawah batas aman 3 persen terhadap PDB.

Meskipun angka defisit pada triwulan pertama tidak dapat secara langsung dikalikan untuk menggambarkan kondisi hingga akhir tahun, pemerintah akan terus memantau kinerja APBN secara berkala. Evaluasi terutama dilakukan dari sisi penerimaan pajak dan belanja yang masih dapat dikendalikan.

Dengan langkah-langkah yang diambil pemerintah, diharapkan pertumbuhan ekonomi dapat merata dan meningkat secara signifikan. Hal ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat basis ekonomi dalam negeri dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler