Wednesday, September 9, 2026
HomeFinansialPergerakan Rupiah dalam Ketidakpastian Konflik Timteng

Pergerakan Rupiah dalam Ketidakpastian Konflik Timteng

Meskipun terdapat optimisme terhadap potensi penyelesaian konflik di Timur Tengah, namun kemungkinan masih tinggi. Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede, menyampaikan bahwa pergerakan kurs rupiah saat ini masih dipengaruhi oleh ketidakpastian konflik di kawasan Timur Tengah. Meskipun terdapat peluang penyelesaian konflik, namun situasi masih diwarnai oleh ketidakpastian yang cukup tinggi. Nilai tukar rupiah pada Kamis pagi menguat sedikit menjadi Rp17.141 per dolar AS, meskipun masih bergerak dalam kisaran Rp17.075–Rp17.200 per dolar AS.

Angkatan Laut AS melaporkan telah mencegat delapan kapal tanker minyak yang masuk atau keluar dari pelabuhan Iran, menyebabkan para pelaku pasar bersikap hati-hati sambil menunggu perkembangan lebih lanjut. Meskipun terjadi kemajuan dalam proses diplomatik antara AS dan Iran terkait penyelesaian konflik, harga minyak masih bertahan di bawah level 100 dolar AS per barel. Pasar keuangan global mulai menunjukkan tanda-tanda pelonggaran risiko pasca eskalasi konflik pada bulan Februari 2026.

Dalam konteks kebijakan moneter global, The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga kebijakan dan Fed Funds Rate (FFR) pada tahun 2026. Presiden Federal Reserve Chicago, Austan Goolsbee, menyatakan bahwa pemangkasan suku bunga mungkin tertunda hingga tahun 2027 jika harga energi tetap tinggi. Di sisi domestik, laporan terbaru dari S&P Global Ratings mengindikasikan kerentanan ekonomi Asia Tenggara, khususnya Indonesia, dalam menghadapi ancaman konflik Timur Tengah yang berkelanjutan.

Risiko percepatan inflasi domestik juga menjadi perhatian, dengan potensi meningkatnya suku bunga pasar yang pada akhirnya akan berdampak pada biaya pinjaman pemerintah. Dengan kondisi ini, pasar keuangan Indonesia harus tetap waspada terhadap dinamika global dan domestik yang bisa mempengaruhi pergerakan rupiah. Penyelesaian konflik di Timur Tengah tetap menjadi faktor kunci dalam menentukan arah pergerakan nilai tukar rupiah ke depan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler