Warga di Jalan H. Djairi, RT 05 RW 02, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, menghadapi masalah kesulitan air bersih yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Nurliana Sihombing, salah satu warga yang tinggal di sana, mengungkapkan bahwa keluhan mengenai kualitas air bersih ini sudah dirasakan sejak lama. Meskipun ia rutin membayar tagihan PAM setiap bulan, namun krisis air bersih tetap terjadi di wilayahnya.
Sebagian warga bahkan terpaksa melakukan pengeboran untuk menggunakan air tanah sebagai alternatif, meskipun kualitasnya tidak sebaik air PAM. Eka, Ketua RT 05/RW 02 Rawa Buaya, juga mengalami kerugian karena air PAM seringkali tercampur dengan air kotor, sehingga memaksa warga mengambil langkah ekstra untuk mendapatkan pasokan air bersih.
Di tengah keluhan dan kesulitan yang terus berlangsung, diharapkan adanya perbaikan infrastruktur yang menyeluruh dari pihak terkait. Warga berharap agar masalah kesulitan air bersih ini dapat segera diatasi dengan baik tanpa sekadar solusi sementara yang tidak efektif. Usaha-usaha penggalian informasi terkait masalah ini telah dilakukan, namun solusi yang memuaskan dan jelas belum ditemukan hingga saat ini. Semoga dengan kesadaran dan kerjasama semua pihak, masalah ini dapat diselesaikan dan masyarakat bisa mendapatkan akses air bersih yang layak.


