Systematic Investment Plan adalah strategi investasi yang aman dan terbukti menguntungkan untuk jangka panjang. Menurut Dede Suryanto, seorang Dosen Administrasi Keuangan dan Perbankan Universitas Indonesia dan praktisi perencana investasi, sistem investasi ini mendorong investor untuk disiplin dalam berinvestasi secara rutin dan terencana. Hal ini dilakukan dengan jumlah investasi yang sama setiap kali dan diversifikasi untuk mengurangi risiko. Dalam sebuah pernyataan, Dede Suryanto menjelaskan bahwa Systematic Investment Plan merupakan alternatif investasi yang menghasilkan keuntungan dan aman untuk masa depan finansial.
Strategi ini mengajarkan investor untuk tidak terburu-buru dalam menjual investasi serta pentingnya memilih instrumen investasi dengan bijak. Dahulu, masyarakat menganggap menabung sebagai bentuk investasi dengan menyimpan uang di bank. Namun, saat ini tabungan dianggap kurang menguntungkan karena terkena biaya administrasi, pajak, dan inflasi. Kini, masyarakat cenderung beralih ke instrumen investasi yang lebih aman dan menguntungkan seperti reksa dana.
Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang instrumen investasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia melakukan kegiatan “Road to Pekan Reksa Dana 2026” di berbagai kota di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan pentingnya investasi yang mudah diakses, aman, dan sesuai dengan profil risiko investor. Sebagai pelopor Systematic Investment Plan di Indonesia, aplikasi investasi digital Bibit.id berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat mengelola keuangan dengan lebih baik.
William, Head of PR & Corporate Communication Bibit.id, berharap dengan dukungan OJK, BEI, pelaku industri, dan media, gerakan Nabung Rutin dan Pekan Reksa Dana 2026 bisa memperkuat industri reksa dana dan membantu masyarakat Indonesia membangun masa depan keuangan yang lebih baik.


