Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, mendorong pemerintah daerah untuk mengontrol harga dengan memastikan ketersediaan komoditas cabai merah, cabai besar, dan bawang merah di wilayah mereka. Hal ini disampaikan sebagai respons terhadap kenaikan harga komoditas tersebut di beberapa daerah akibat kurangnya pasokan. Tomsi menekankan pentingnya tanggung jawab bersama untuk mengatasi permasalahan ini, terutama dengan mendorong gerakan menanam komoditas tersebut di tingkat daerah.
Dalam rapat koordinasi di Jakarta, Tomsi Tohir juga menyoroti bahwa ketersediaan komoditas cabai merah, cabai besar, dan bawang merah seringkali menjadi permasalahan yang terjadi di daerah. Untuk itu, pemda diminta untuk mengambil langkah-langkah mitigasi guna mengatasi masalah tersebut agar tidak terulang di masa depan. Data dari Kementerian Pertanian menunjukkan bahwa beberapa daerah mengalami defisit produksi cabai rawit dan cabai merah, menggarisbawahi perlunya tindakan yang lebih intensif dalam pengendalian harga komoditas tersebut.
Tomsi juga mengajak daerah-daerah yang mengalami defisit produksi komoditas tersebut untuk berkoordinasi dengan wilayah surplus serta langsung berhubungan dengan Kementan guna mencari solusi yang tepat. Dengan ini, diharapkan langkah-langkah yang diambil oleh pemda dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dapat memberikan hasil yang signifikan dalam mengatasi problem kenaikan harga komoditas. Kesadaran dan kerjasama dari seluruh pihak diharapkan dapat menjadi kunci dalam menyelesaikan permasalahan ini.


