Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengungkapkan kekesalannya karena timnya tidak diberikan tendangan penalti dalam pertandingan melawan Girona dalam Liga Spanyol 2025/2026. Menurut Arbeloa, Madrid seharusnya mendapatkan penalti setelah Kylian Mbappe disikut oleh bek Girona, Vitor Reis, di dalam kotak penalti pada menit ke-87. Wajah Mbappe pun terluka dalam insiden tersebut. Arbeloa mengekspresikan keheranannya atas keputusan wasit yang tidak menganggap insiden tersebut sebagai pelanggaran, tanpa adanya intervensi dari VAR.
Menurut Arbeloa, penggunaan VAR dalam Liga Spanyol tidak selalu konsisten, kadang digunakan secara menguntungkan namun terkadang diabaikan. Dia juga mengungkapkan bahwa ini bukan kali pertama Real Madrid merasa dirugikan oleh wasit selama musim ini. Meskipun bermain imbang 1-1 dengan Girona, Real Madrid masih tertinggal enam poin dari Barcelona yang menjadi pemimpin klasemen sementara. Gol dari Federico Valverde (50′) untuk Madrid dijawab oleh Thomas Lemar (62′) untuk Girona.
Barcelona sendiri akan melakoni laga ke-31 mereka melawan Espanyol setelah Real Madrid, dan pertandingan ini akan menjadi Derbi Katalunya. Dengan posisi kedua dan 70 poin, Real Madrid harus terus mengumpulkan poin untuk mengejar Barcelona yang telah mengoleksi 76 poin. Vinicius Junior dan rekan-rekannya harus memperbaiki performa mereka untuk memastikan persaingan yang ketat di Liga Spanyol musim ini.


