Pebulu tangkis ganda putri Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Amallia Cahaya Pratiwi, mengalami kekalahan dari unggulan pertama ganda China Liu Sheng Shu dan Tan Ning dalam babak semifinal Badminton Asia Championships 2026. Kedua pasangan mengakui bahwa faktor utama kekalahan mereka adalah ketiadaan konsistensi dalam mengatur tempo permainan. Meskipun mereka sempat memegang cara bermain lawan, namun kesalahan sendiri yang terus muncul menjadi peluang bagi ganda China tersebut.
Fadia dan Tiwi juga mengungkapkan bahwa mereka kesulitan melepaskan diri dari tekanan yang diberikan oleh Liu/Tan yang berhasil mendikte tempo permainan. Meskipun kandas di semifinal, Fadia merasa bersyukur karena mampu menunjukkan konsistensi dalam permainannya setiap turnamen. Mereka menyadari bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki untuk terus berkembang di dunia bulu tangkis.
Meski kalah, Fadia dan Tiwi akan bersiap untuk menghadapi pergelaran Thomas & Uber Cup 2026. Kekalahan ini juga menjadi akhir dari harapan Indonesia untuk meraih gelar ganda putri pada turnamen Badminton Asia Championships 2026. Dengan semangat dan kesadaran untuk terus belajar dan berkembang, Fadia dan Tiwi siap menghadapi tantangan berikutnya dengan lebih baik.


