Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) telah menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerjasama dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melalui Direktorat Jenderal Imigrasi. Langkah ini bertujuan untuk mengawasi serta memberikan pendidikan bagi pemain asing yang berpartisipasi dalam Indonesian Basketball League (IBL) guna mencegah potensi pelanggaran regulasi dan memastikan pemahaman aturan hukum yang berlaku. Sekretaris Jenderal DPP Perbasi, Nirmala Dewi, menyatakan bahwa kolaborasi dengan Ditjen Imigrasi telah memberikan kemudahan dalam penyelenggaraan kegiatan bola basket nasional dan internasional. Dukungan tersebut tidak hanya secara administratif, tetapi juga melalui komunikasi intensif yang berdampak positif terhadap pengelolaan kompetisi, termasuk dalam mengawasi pemain asing. Lebih lanjut, Perbasi berencana untuk bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) guna memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pemain asing. Edukasi dianggap sebagai langkah krusial agar pemain asing dapat menyesuaikan diri dengan aturan yang berlaku selama berkarir di Indonesia. Sementara itu, Perbasi juga mulai mempersiapkan diri sebagai tuan rumah untuk sejumlah agenda internasional, seperti FIBA U-17 Asia Cup dan FIBA U-19 World Cup. Sinergi antara Perbasi, Imigrasi, dan aparat keamanan akan terus ditingkatkan dalam menghadapi berbagai tantangan global saat Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan internasional.
Perbasi dan Kemenimipas Tingkatkan Kerja Sama Awasi Pemain Asing
RELATED ARTICLES


