Wednesday, August 19, 2026
HomeBisnisKementan Kawal Hilirisasi Ayam di Sulsel untuk Pasok MBG

Kementan Kawal Hilirisasi Ayam di Sulsel untuk Pasok MBG

Kementerian Pertanian memastikan pengawalan hilirisasi ayam di Sulawesi Selatan guna mendukung pasokan program makan bergizi gratis (MBG) sekaligus memperkuat rantai pasok dan stabilitas produksi peternakan unggas nasional. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, mengatakan pembangunan ekosistem dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir agar lebih efisien dan berkelanjutan. Tujuan yang ingin dicapai bukan hanya produksi, tetapi juga menciptakan ekosistem yang memastikan penyerapan, keberlanjutan, dan dampak nyata bagi masyarakat.

Pemerintah harus mempercepat pemerataan pasokan protein hewani nasional melalui pembangunan ekosistem hilirisasi ayam terintegrasi. Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat produksi sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas bagi peternak di daerah. Pengembangan tahap awal di Sulawesi Selatan dilakukan melalui kolaborasi antara BUMN pangan ID FOOD dan PT Ugi Agri Harapan Indonesia. Skema ini dirancang untuk menjawab peningkatan kebutuhan daging ayam dan telur, terutama dalam mendukung program MBG.

Agung menjelaskan bahwa keterlibatan peternak menjadi bagian penting dalam sistem ekosistem tersebut. Melalui kemitraan, peternak tidak hanya berperan sebagai produsen, tetapi juga memperoleh kepastian pasar serta dukungan dalam proses produksi. Program ini harus segera diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan dan tidak boleh berhenti pada penandatanganan MoU.

Dengan sinergi antara Kementerian Pertanian, BUMN, dan pelaku usaha, diharapkan ekosistem perunggasan nasional semakin merata, efisien, dan mampu mendukung ketahanan pangan berbasis protein hewani di seluruh wilayah Indonesia. Melalui kerja sama yang kuat, diharapkan hasil produksi peternak dapat terserap dengan baik, terutama untuk memenuhi kebutuhan program MBG sehingga harga tetap stabil dan peternak memiliki kepastian pasar. Seluruh proses dari produksi hingga distribusi harus berjalan terintegrasi demi kesuksesan program ini.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler