Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, mengungkapkan kesiapannya menjelang pertandingan melawan PSM Makassar di Stadion Sultan Agung Bantul. Van Gastel memberikan perhatian khusus pada penyelesaian akhir timnya, yang dianggapnya masih menjadi masalah utama. Meskipun PSIM Yogyakarta hanya berhasil meraih satu kemenangan dari sembilan pertandingan terakhir, pelatih asal Belanda itu tetap optimis.
Dalam konferensi pers sebelum pertandingan, Van Gastel menyatakan bahwa timnya memerlukan banyak energi untuk menciptakan peluang dan mencetak gol. Dengan peringkat tim yang merosot ke posisi delapan dalam klasemen, PSIM Yogyakarta dituntut untuk memberikan performa terbaik dalam pertandingan melawan PSM Makassar.
Meskipun harus kehilangan beberapa pemain kunci seperti Anton Fase yang cedera dan Fahreza Sudin yang absen karena akumulasi kartu kuning, Van Gastel tetap yakin bahwa skuadnya mampu memberikan perlawanan sengit. Pemain muda Savio Sheva juga menegaskan bahwa seluruh tim memiliki tekad kuat untuk meraih kemenangan.
Dengan semangat juang yang tinggi, PSIM Yogyakarta berkomitmen untuk memenangkan pertandingan demi meraih tiga poin penting. Sheva, yang sering masuk dalam starting eleven, tidak merasa terbebani dan siap untuk memberikan kontribusi maksimal dalam pertandingan tersebut. Kedua tim, PSIM Yogyakarta dan PSM Makassar, diprediksi akan memberikan pertandingan yang sengit dan menarik untuk disaksikan.


