Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) mengungkapkan bahwa mayoritas anggota federasi masih mengharapkan Prabowo Subianto untuk kembali menjabat sebagai Ketua Umum PB IPSI periode 2026-2030. Hal ini disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal PB IPSI H.R. Bayu Syahjohan dalam acara Musyawarah Nasional (Munas) XVI PB IPSI di Jakarta. Meskipun telah muncul beberapa calon ketua umum lainnya dalam proses penjaringan, mayoritas pengurus provinsi dan perguruan besar tetap menginginkan Prabowo Subianto sebagai pemimpin. Komitmen Prabowo terhadap pengembangan pencak silat, termasuk upaya untuk memasukkan olahraga tersebut ke dalam agenda Olimpiade, menjadi salah satu alasan mengapa banyak pihak mendukungnya.
Prabowo Subianto telah menjabat sebagai Ketua Umum PB IPSI selama lima periode sejak tahun 2004 hingga 2025. Selain itu, ia juga aktif sebagai Presiden Federasi Pencak Silat Dunia (Persilat) sejak tahun 2010. Keputusan akhir apakah Prabowo akan kembali menjabat sebagai Ketua Umum akan diumumkan dalam forum Munas yang berlangsung pada tanggal 11 April. Kehadiran Prabowo di tingkat nasional dan internasional membuatnya dianggap sebagai figur yang dapat memperjuangkan visi pencak silat di tingkat global, termasuk agar diakui sebagai cabang olahraga resmi dalam ajang olahraga bergengsi seperti Olimpiade. Hal ini membuat dukungan terhadapnya tetap kuat di kalangan pengurus dan anggota PB IPSI.


