Daniil Medvedev, petenis asal Rusia, mengalami kekalahan memalukan dengan skor “double bagel” 0-6, 0-6 saat melawan Matteo Berrettini dalam putaran kedua Monte Carlo Masters di Prancis pada Rabu. Medvedev hanya berhasil memenangi sembilan poin dari servenya dalam pertandingan tersebut, dengan persentase masuk serve pertamanya hanya mencapai 36 persen. Matteo Berrettini menyebut pertandingan tersebut sebagai salah satu yang terbaik dalam hidupnya karena berhasil menang dengan skor dua set 6-0, mengungkapkan bahwa strategi dan senjata-senjatanya berfungsi dengan sangat baik.
Setelah kalah dari Berrettini, Medvedev melepaskan emosinya dengan memukulkan raket tenisnya dan membuangnya ke tempat sampah. Kemenangan “double bagel” tersebut merupakan salah satu dari lima kemenangan 6-0, 6-0 dalam sejarah peringkat ATP sejak 1973, serta menjadi kemenangan “double bagel” pertama bagi Berrettini dan pertama dalam Tur ATP sejak Monte Carlo Masters tahun sebelumnya.
Meskipun Medvedev dikenal tampil kurang bagus di lapangan tanah liat, penampilannya dalam pertandingan itu jauh dari kata baik. Serve kuatnya yang biasanya menjadi identitas permainannya juga tidak terlihat. Kemenangan ini menjadi prestasi bagus bagi Berrettini dan menjadi sorotan dalam dunia tenis internasional. Medvedev sebelumnya sempat mengalahkan petenis peringkat satu dunia, Carlos Alcaraz, dalam turnamen BNP Paribas Open bulan sebelumnya. Ini menunjukkan betapa tak terduga dan kompetitifnya dunia tenis hari ini.


