Thursday, October 15, 2026
HomeBeritaPolemik Juara Piala Afrika 2025: Senegal Ajukan Banding

Polemik Juara Piala Afrika 2025: Senegal Ajukan Banding

Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) telah mengajukan banding terkait kontroversi penyerahan gelar juara Piala Afrika 2025 ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) di Lausanne, Swiss. Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) menetapkan tim nasional Maroko sebagai juara Piala Afrika 2025 setelah Senegal, yang sebenarnya mengalahkan mereka di final, dinyatakan melanggar aturan. FSF menilai keputusan ini tidak adil, belum pernah terjadi sebelumnya, dan tidak dapat diterima karena mencoreng nama baik sepak bola Afrika. Abdoulaye Seydou, Sekretaris Jenderal FSF, menyatakan bahwa keputusan tersebut merupakan pelanggaran kepercayaan yang tidak didasarkan pada aturan hukum apapun.

Maroko kemudian ditetapkan sebagai juara AFCON 2025 setelah tim Senegal melakukan aksi walk out sebagai protes. Hal ini mengakibatkan Maroko dinyatakan sebagai pemenang dengan skor 3-0. Keputusan tersebut membatalkan hasil sebelumnya yang menetapkan kemenangan Senegal 1-0 atas Maroko dalam final yang digelar pada 18 Januari 2026. Abdoulaye Seydou menyatakan bahwa Senegal akan terus menempuh jalur hukum terkait keputusan CAF tersebut dan tidak akan berhenti sampai di situ. Mereka berjanji untuk membela hak-haknya sampai akhir.

Maroko sendiri melaporkan insiden walk out yang dilakukan oleh Senegal kepada FIFA. Seluruh perkembangan terkait polemik ini akan terus dipantau oleh para penggemar sepak bola. Isu ini menjadi sorotan utama dalam dunia sepak bola Afrika. Menyusul berita ini, harapan agar penyelesaian yang adil dan transparan menjadi hal yang terpenting. Kedua tim, Senegal dan Maroko, akan terus melakukan langkah-langkah yang mereka anggap tepat untuk menyelesaikan masalah ini.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler