Thursday, October 8, 2026
HomeBursaIHSG Menguat Menyusul Bursa Global Jelang Libur Lebaran

IHSG Menguat Menyusul Bursa Global Jelang Libur Lebaran

Pada Selasa sore, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil mengalami kenaikan, sejalan dengan penguatan mayoritas bursa kawasan dan global menjelang libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri tahun 2026. IHSG ditutup naik 84,55 poin atau 1,20 persen mencapai posisi 7.106,84, sementara indeks LQ45 naik 8,69 poin atau 1,22 persen ke level 722,41. Penguatan ini dipicu oleh kinerja positif bursa regional Asia yang didukung oleh penguatan di Wall Street AS.

Di pasar global, pelaku pasar semakin percaya bahwa bank sentral AS, The Fed, akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan FOMC bulan Maret 2026. Sedangkan di sisi lain, harga minyak mengalami fluktuasi setelah serangan infrastruktur energi di sekitar Teluk Persia oleh Iran. Namun optimisme mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz turut mendukung minat investor.

Di dalam negeri, pemerintah tetap komit kepada disiplin fiskal dengan menekankan bahwa batas defisit anggaran akan dilanggar hanya dalam kondisi krisis berat. Sementara Bank Indonesia dalam RDG Maret 2026 memutuskan mempertahankan BI-Rate pada level 4,75 persen untuk memperkuat stabilitas rupiah dari dampak perang di Timur Tengah dan menjaga inflasi dalam target.

Pasar saham Indonesia akan libur panjang dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri tahun 2026. IHSG dibuka menguat dan bertahan di zona positif hingga penutupan perdagangan. Berdasarkan IDX-IC, sembilan sektor menguat, sedangkan dua sektor melemah. Saham-saham seperti LAPD, EXCL, ICON, EMTK, dan PYFA mengalami kenaikan, sementara PSDN, POLA, NZIA, ZATA, dan RLCO mengalami penurunan.

Frekuensi perdagangan mencapai 1.555.645 transaksi dengan saham yang diperdagangkan senilai Rp23,86 triliun. Bursa saham regional Asia juga mengalami pergerakan yang beragam, seperti Nikkei yang melemah, Shanghai turun, Hang Seng dan Straits Times menguat. Pergerakan pasar global ini memberikan gambaran kondisi IHSG serta iklim pasar yang mendukung pertumbuhan di masa yang akan datang.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler