Pemerintah berupaya mengantisipasi dampak perang antara Amerika Serikat dengan Iran dengan melakukan efisiensi belanja agar defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap terjaga di bawah tiga persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa atas arahan Presiden Prabowo, beberapa kementerian dan lembaga tengah melakukan evaluasi terhadap belanja yang dapat diakomodasi dengan efisiensi. Langkah ini diambil untuk memastikan kestabilan ekonomi dalam menghadapi potensi ketidakpastian akibat situasi konflik antar negara. Keseluruhan, langkah ini bertujuan untuk mempertahankan stabilitas ekonomi negara di tengah ketidakpastian global yang sedang terjadi.
Penulis: Sanya Dinda Susanti/Rizky Bagus Dhermawan/Rijalul Vikry
Hak Cipta © ANTARA 2026


