Joan Laporta telah terpilih kembali sebagai presiden Barcelona setelah memenangkan pemilihan pada Minggu (15/3) dengan perolehan suara 68,18%, mengungguli pesaingnya Victor Font. Laporta akan memimpin klub ini hingga tahun 2031, dengan masa jabatan efektif dimulai pada 1 Juli 2026. Ia telah memimpin Blaugrana dalam empat periode sebelumnya, mencatat prestasi luar biasa seperti membawa Barcelona menjadi juara enam kompetisi dalam satu musim pada 2008-2009 di bawah kendali Pep Guardiola.
Sebagai seorang pengusaha, politisi, dan pengacara ternama di Spanyol, Laporta memiliki nama yang dikenal luas di dunia sepak bola. Meskipun banyak yang meragukan keputusannya menunjuk Guardiola sebagai pelatih tim utama Barcelona karena minim pengalaman, Laporta membuktikan keinstingannya yang tepat dengan meraih kesuksesan. Pada 2010, setelah memimpin Barcelona selama dua periode berturut-turut, Laporta harus meninggalkan jabatannya dan menunggu satu periode lagi sebelum akhirnya kembali terlibat dalam pemilihan pada 2021.
Perubahan aturan jabatan presiden Barcelona menjadi lima tahun dalam satu periode pada tahun 2021 menandai kembalinya Laporta ke kursi kepresidenan. Dengan rekam jejak yang mengesankan dan visinya yang jelas untuk kemajuan Barcelona, Laporta siap memimpin klub ke masa depan yang lebih cerah. Barcelona dipandang sebagai klub yang unik di dunia karena anggotanya memiliki suara dalam pemilihan presiden dan dewan direksi, menjadikan keberhasilan Laporta dalam pemilihan ini sebagai pencapaian yang signifikan.


