Pasokan listrik di seluruh wilayah Indonesia dipastikan aman menjelang Lebaran 2026, menurut Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) Yuliot Tanjung. Dalam pemeriksaan yang dilakukan di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Saguling di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Yuliot menyatakan bahwa pasokan listrik aman untuk Lebaran tahun ini. Dukungan listrik nasional dinyatakan aman dengan besaran daya mampu pasok (DMP) saat ini mencapai 51.967 Megawatt (MW) dengan beban puncak diproyeksikan 35.017 MW, sehingga cadangan listrik nasional mencapai 16.950 MW atau 48,40 persen.
PLTA Saguling yang dikelola PT PLN Indonesia Power UBP Saguling memiliki kapasitas terpasang 4×175 MW dan diproyeksikan mampu mendukung beban puncak sistem Jawa-Bali. Melalui load frequency control (LFC), PLTA Saguling mengatur frekuensi sistem dengan baik. Perawatan rutin dilakukan jauh hari sebelumnya untuk memastikan kesiapan dan stabilitas operasi pembangkit selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri.
Posko Nasional Sektor ESDM dan posko di setiap unit PLN telah disiapkan untuk memastikan koneksi energi yang terintegrasi serta responsif terhadap gangguan. PLN juga telah menyiagakan 72.056 personel, 3.790 posko siaga, dan 437 posko mudik. Berbagai peralatan pendukung seperti genset, gardu bergerak, UPS, kendaraan operasional, dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) juga telah disiapkan. Dengan langkah-langkah ini, masyarakat tidak perlu khawatir akan pasokan listrik selama mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah karena kesiapan energi nasional terjamin aman dan stabil.


