Atlet sepeda gunung (MTB) Indonesia, Sayu Bella Sukma Dewi, tengah beradaptasi dengan persaingan di level elite dunia sepanjang tahun 2026. Menurut Sayu, tiga bulan pertama tahun ini menjadi fase penting untuk mencari konsistensi performa karena harus bersaing dengan lawan-lawan berpengalaman di level elite. Ia mengakui bahwa naiknya level kompetisi membuatnya harus mengubah pola pikir, terutama dalam menghadapi lintasan teknis yang menjadi ciri khas kejuaraan internasional.
Untuk meningkatkan kesiapannya, Sayu mempelajari berbagai referensi lintasan dari kejuaraan dunia melalui tayangan video sebagai bagian dari persiapan non-teknis sebelum bertanding. Selain itu, konsistensi mengikuti kejuaraan internasional dianggap sebagai kunci untuk meningkatkan peringkat sekaligus membuka peluang lolos ke Olimpiade Los Angeles 2028. Dukungan dari Federasi Sepeda Indonesia (ICF) pun semakin baik dalam hal program kompetisi internasional yang lebih terencana dibandingkan tahun sebelumnya.
Dengan dukungan tersebut, Sayu berharap dapat memanfaatkan setiap kesempatan bertanding untuk mencapai performa terbaik, terutama dengan target utama tampil maksimal pada Asian Games 2026. Ia juga menekankan pentingnya mengumpulkan poin dari berbagai lomba sebagai faktor penting dalam persaingan. Melalui perjuangan dan latihan keras, Sayu berharap dapat memberikan yang terbaik di setiap lomba dan menjadikan setiap pengalaman sebagai bekal menuju Asian Games.


