Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah memberikan informasi terkait kenaikan status pos pantau Angke Hulu menjadi Bahaya atau Siaga 1. Dari laman media sosial resmi BPBD DKI Jakarta, diketahui tinggi muka air pos pantau Angke Hulu pada pukul 01:00 WIB mencapai 300 cm dengan status Siaga 2. Kemudian pada pukul 02:00 WIB, tinggi muka air tersebut naik menjadi 340 cm dengan status Bahaya atau Siaga 1.
BPBD Jakarta memperkirakan bahwa dalam kurun waktu sekitar 3 jam ke depan, air akan sampai di Pintu Air Cengkareng Drain, yang akan melewati sejumlah wilayah seperti Kembangan Selatan, Duri Kosambi, Rawa Buaya, Kembangan Utara, Kedaung Kaliangke, Cengkareng Timur, Kapuk, Kapuk Muara, dan Kamal Muara. Saat ini, pos pantau Angke Hulu berada dalam status siaga 1 dengan cuaca sedang hujan.
Untuk mengantisipasi situasi darurat, masyarakat diimbau untuk menghubungi call center Jakarta Siaga di nomor 112. Sementara itu, lokasi pintu air lainnya seperti Pasar Ikan, Pintu Air Karet, dan Pos Sunter Hulu dikabarkan dalam status Siaga 2, sedangkan Manggarai Banjir Kanal Barat (BKB) berstatus Waspada atau Siaga 3. Sedangkan, lokasi pintu air lainnya seperti Katulampa, Depok, Krukut Hulu, Pesanggrahan, Waduk Pluit, Cipinang Hulu, dan Pulo Gadung dalam status normal atau Siaga 4.
Informasi terkait status pos pantau Angke Hulu juga telah disebarluaskan oleh BPBD DKI Jakarta melalui media sosial, Disaster Early Warning Systems, serta diberitahukan kepada camat dan lurah setempat. Hingga saat ini, BPBD terus memantau perkembangan situasi banjir di sejumlah wilayah Jakarta.


