Carlos Alcaraz, petenis unggulan teratas BNP Paribas Open, menegaskan bahwa kunci kesuksesannya dalam mengawali tahun 2026 dengan rekor sempurna 12-0 bukanlah terletak pada pukulan forehand atau backhand. Menurutnya, kendali emosi menjadi faktor utama dalam peningkatan performa tenisnya belakangan ini. Dalam konferensi pers sebelum turnamen ATP Masters 1000 Indian Wells, Alcaraz menyatakan bahwa dengan mengendalikan diri dengan baik, ia mampu menemukan solusi di lapangan.
Setelah menyelesaikan Career Grand Slam-nya di Australian Open dan meraih gelar di Doha, petenis asal Spanyol ini mengungkapkan bahwa pola pikirnya berperan penting dalam kesuksesan awal musim ini. Dengan mampu mengatasi kemarahan dan menjaga fokus, Alcaraz merasa lebih tenang dan mampu membawa permainannya ke level yang lebih baik.
Di Indian Wells, Alcaraz berada dalam posisi yang menguntungkan dengan catatan 20-3. Meski baru berusia 22 tahun, petenis ini telah meraih kejayaan di turnamen tersebut pada tahun 2023 dan 2024. Penuh percaya diri, Alcaraz bertekad untuk mempertahankan performa bagusnya saat bertanding di Indian Wells.
Memulai upayanya untuk meraih gelar Indian Wells ketiganya, Alcaraz akan menghadapi tantangan dari Grigor Dimitrov atau Terence Atmane. Meski mengakui bahwa situasinya agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, petenis muda ini siap menghadapi semua rintangan dan merasa semangat untuk bersaing.
Dengan awal tahun yang mengesankan ini, Alcaraz berharap dapat melanjutkan tren positifnya dan terus memperlihatkan performa tenis yang apik. Kemampuannya untuk mengendalikan emosi dan fokus menjadi kunci utama dalam meraih kesuksesan di lapangan. Semua itu menunjukkan bahwa Alcaraz adalah salah satu pemain yang patut diperhitungkan dalam dunia tenis saat ini.


