Wednesday, August 19, 2026
HomeBursaPasar Waspadai Konflik Iran-AS, IHSG Berpotensi Melemah

Pasar Waspadai Konflik Iran-AS, IHSG Berpotensi Melemah

Menurut Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, atau yang akrab disapa Nico, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mengalami penurunan pada hari perdagangan Rabu. Sentimen utama yang mempengaruhi pergerakan IHSG berasal dari isu global terkait konflik antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Nico menyatakan melalui analisis teknikal bahwa IHSG berpotensi melemah dalam rentang support dan resistance antara 7.860 hingga 8.150.

Kabar terbaru terkait konflik di Timur Tengah menyebabkan Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan tindakan pencegahan dengan memberikan perlindungan bagi kapal tanker minyak dan kapal lain yang melewati Selat Hormuz. Hal tersebut diharapkan dapat mencegah krisis energi global yang berpotensi terjadi. Meskipun demikian, investor masih mempertahankan sikap negatif terhadap situasi tersebut, sehingga pasar saham dan obligasi global masih mengalami penurunan.

Di sisi lain, di dalam negeri, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah merilis informasi mengenai kepemilikan saham perusahaan tercatat di atas 1 persen. Tujuan dari publikasi informasi tersebut adalah untuk memberikan referensi yang lebih akurat bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi dan memperkuat kepercayaan serta kredibilitas pasar modal Indonesia.

Asosiasi Pertambangan Nikel Indonesia (APNI) juga mengungkapkan bahwa Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana mengeluarkan peraturan baru terkait Harga Mineral Acuan (HMA) nikel pada Maret 2026. Revisi terhadap formula Harga Patokan Mineral (HPM) ini diharapkan dapat mengoptimalkan royalti bagi negara. Meskipun demikian, kenaikan harga bijih nikel dapat berdampak pada biaya bahan baku smelter domestik dan mengurangi margin industri pengolahan dalam kondisi pasokan global yang berlebih.

Selain itu, pada sesi perdagangan sebelumnya, bursa saham Eropa dan AS mengalami pelemahan secara keseluruhan. Hal ini mencerminkan ketidakpastian pasar global terkait berbagai isu geopolitik dan ekonomi yang sedang berlangsung. Tetap terhubung dengan perkembangan pasar saham dan berita terkini untuk mengambil keputusan investasi yang tepat.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler