Wednesday, August 19, 2026
HomeBisnisEkspor Produk Olahan Unggas RI ke Filipina: Langkah Awal Mentan

Ekspor Produk Olahan Unggas RI ke Filipina: Langkah Awal Mentan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa pihaknya sedang memperluas pasar ekspor produk olahan unggas Indonesia dengan merintis pasar baru ke Filipina. Ekspor ini menjadi langkah untuk memperluas jangkauan pasar yang saat ini telah terbuka ke berbagai negara di seluruh dunia. Dalam sebuah acara di Jakarta, Mentan mengatakan bahwa produk olahan unggas Indonesia telah diekspor secara rutin ke 10 negara tujuan, termasuk Jepang, Singapura, dan Timor Leste.

Penjualan produk olahan unggas ini terus berlangsung setiap hari, terutama untuk ayam dan telur olahan, menunjukkan permintaan yang konsisten dari pasar internasional terhadap produk perunggasan Indonesia. Selain itu, Indonesia juga telah menjangkau pasar potensial termasuk Uni Emirat Arab, Qatar, dan Oman di Timur Tengah, Papua Nugini, Myanmar, dan Brunei Darussalam yang memiliki permintaan yang terus meningkat.

Dengan adanya eksplorasi pasar ke Filipina, diprediksi jumlah negara tujuan ekspor unggas Indonesia berpotensi bertambah menjadi 11 negara. Hal ini memperkuat strategi ekspansi dan diversifikasi pasar global sektor perunggasan nasional. Pelaku usaha dan pemerintah berupaya untuk meningkatkan nilai tambah dari produk olahan, mengubah nilai ekspor dari Rp30.000 per kilogram menjadi Rp60.000 per kilogram, atau meningkat hingga seratus persen.

Upaya hilirisasi ini bukan hanya bertujuan untuk meningkatkan pendapatan perusahaan, namun juga untuk memperbesar kesejahteraan peternak dengan stabilitas permintaan dan harga yang lebih kompetitif di pasar ekspor. Pemerintah pun berkomitmen untuk mempercepat layanan ekspor dengan proses perizinan yang lebih cepat dan tidak melebihi dari satu kali 24 jam, bahkan ditargetkan dapat diselesaikan hanya dalam satu jam. Semua upaya ini merupakan bagian dari strategi untuk mempercepat ekonomi, memperkuat daya saing produk unggas Indonesia, dan menempatkan pemerintah sebagai pelayan masyarakat yang mendorong ekspor berkelanjutan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler