Monday, April 20, 2026
HomeLifestyleStrategi Menpar: Libur Imlek Dorong Wisatawan

Strategi Menpar: Libur Imlek Dorong Wisatawan

Libur Imlek yang berdekatan dengan bulan Ramadhan di tahun 2026 disebut sebagai waktu strategis oleh Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. Menurutnya, hal ini dapat meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara maupun mancanegara dengan durasi tinggal yang lebih panjang. Kementerian Pariwisata melihat momentum libur Imlek yang bersamaan dengan awal Ramadhan sebagai peluang strategis untuk pergerakan wisatawan. Sebagai upaya untuk mendorong pergerakan wisatawan, Kementerian Pariwisata mengajak masyarakat untuk berwisata di dalam negeri melalui kampanye #DiIndonesiaAja, dengan tetap memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, dan keberlanjutan destinasi wisata.

Pemerintah telah menetapkan cuti bersama untuk Tahun Baru Imlek 2026 pada Senin (16/2), yang bertepatan dengan akhir pekan. Kombinasi hari libur nasional, cuti bersama, dan cuti tahunan diharapkan dapat menciptakan waktu libur yang lebih panjang dan berdampak positif bagi sektor pariwisata nasional. Pemetaan tanggal long weekend penting bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan lebih awal untuk menghindari kepadatan di destinasi tertentu, serta memberi manfaat bagi pekerja dan keluarga.

Kementerian Pariwisata melakukan berbagai upaya pemasaran, seperti kampanye tematik Imlek dan Ramadhan, promosi digital, dan kerjasama dengan pelaku industri dan pemerintah daerah untuk menghadirkan paket wisata, event tematik, dan promosi khusus libur panjang Imlek. Komunikasi publik terus diperkuat terkait kesiapan destinasi, kenyamanan berwisata, dan pilihan destinasi yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan. Melalui strategi pemasaran yang terarah, diharapkan libur panjang Imlek-Ramadhan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan pergerakan wisatawan, memperpanjang length of stay, serta memberi dampak ekonomi yang lebih merata bagi daerah.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler