Saturday, February 14, 2026
HomeBursaPeluang Arah IHSG di 2026: Ekonom Ungkap Prediksi

Peluang Arah IHSG di 2026: Ekonom Ungkap Prediksi

Fluktuasi pasar saham pada tahun 2026 diprediksi akan sangat tinggi. Menurut ekonom dan praktisi pasar modal, Hans Kwee, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memiliki potensi untuk mencapai 10.000 namun juga bisa turun hingga 7.500 dalam waktu 12 bulan mendatang. Proyeksi ini disampaikan dalam acara “Edukasi Wartawan terkait Arah IHSG di Tengah Tensi Geopolitik dan Potensi Bubble AI” di Jakarta.

Kwee menekankan bahwa volatilitas pasar saham akan menjadi ciri khas tahun 2026. Sentimen jangka pendek dipengaruhi oleh keputusan MSCI terkait perhitungan free float saham perusahaan di Indonesia, yang akan diumumkan sebelum 30 Januari 2026. Meskipun ada rencana perubahan dalam perhitungan free float tersebut, Kwee berpendapat bahwa MSCI mungkin tidak akan menerapkannya.

Selain faktor-faktor jangka pendek, volatilitas IHSG juga dipengaruhi oleh tensi geopolitik global, kebijakan suku bunga global, dan potensi bubble Artificial Intelligence (AI). Di sisi domestik, kebijakan fiskal dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025 menjadi sorotan.

Meskipun potensi volatilitas tetap tinggi, Kwee merekomendasikan sektor-sektor potensial untuk dicermati, seperti sektor konsumer, energi, batu bara, komoditas emas, dan pertambangan. Data penutupan perdagangan BEI menunjukkan IHSG ditutup melemah pada Jumat (23/01), namun sejumlah saham masih menunjukkan kecenderungan kenaikan.

Dengan adanya rekomendasi dan proyeksi tersebut, para pelaku pasar dapat mempertimbangkan berbagai faktor dalam mengambil keputusan investasi di tahun 2026. Arah IHSG yang berpotensi fluktuatif membutuhkan strategi dan analisis yang matang untuk meraih hasil yang diinginkan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler