Anggota Komisi XI DPR RI, Marwan Cik Asan, menekankan pentingnya peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat agar tidak tertinggal dari pesatnya perkembangan keuangan digital. Hal ini disampaikan Marwan dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR dengan Ketua DK OJK dan Kepala Eksekutif bidang Inovasi Teknologi di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta. Dia menyampaikan apresiasinya terhadap pertumbuhan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) yang menunjukkan pertumbuhan yang signifikan pada tahun 2025.
Meskipun pertumbuhan IAKD pada 2025 menunjukkan angka yang mengesankan, Marwan juga mengingatkan agar OJK tetap fokus pada fungsi ekonomi yang beragam, terutama dalam menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat. Angka pengangguran yang masih tinggi di Indonesia, yaitu lebih dari 7 juta orang, serta jumlah pekerja informal yang mencapai lebih dari 55% dari total tenaga kerja, merupakan tantangan yang harus dihadapi.
Marwan mendorong OJK untuk mengarahkan program-programnya agar memberikan dampak positif bagi lapangan kerja di sektor riil. Dia berharap pertumbuhan IAKD dapat memberikan kontribusi yang nyata dalam memperluas lapangan kerja dan mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Marwan menekankan bahwa pertumbuhan keuangan digital harus sejalan dengan pertumbuhan ekonomi rakyat agar memiliki dampak yang signifikan.
Pertumbuhan industri keuangan digital harus memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi perekonomian masyarakat. Marwan mengingatkan bahwa kesesuaian antara pertumbuhan keuangan digital dan pertumbuhan ekonomi rakyat sangatlah penting. Dalam konteks ini, Marwan meminta agar OJK memainkan peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat agar tidak tertinggal dalam era keuangan digital yang terus berkembang.


