AS Roma mengalami kekalahan 2-3 dari Torino dalam babak 16 besar Piala Italia 2025/2026 di Stadion Olimpiade Roma, membuat Pelatih Gian Piero Gasperini merasa tertekan. Gasperini menyatakan bahwa kebobolan melalui skema sepak pojok pada menit akhir pertandingan merupakan pukulan telak bagi timnya. Meskipun demikian, ia menunjukkan kepuasan dengan semangat para pemainnya yang tetap tinggi meski tertinggal, terutama pemain muda yang menunjukkan semangat. Meskipun tidak mencapai penampilan terbaik, Gasperini melihat banyak hal positif dalam pertandingan tersebut.
Pertandingan berakhir imbang 2-2 sampai menit-menit akhir sebelum Torino mencetak gol kemenangan lewat Emirkhan Ilkhan pada menit 90 setelah memanfaatkan bola muntah. Gol dari Mario Hermoso dan Antonio Arena untuk Roma, sedangkan gol dari Torino dicetak oleh Che Adams (2 gol) dan Emirkhan Ilkhan. Kekalahan ini membuat Roma harus tersingkir lebih awal dari Piala Italia, memperpanjang puasa gelar mereka selama setahun lagi setelah terakhir kali juara pada musim 2007/2008.
Paulo Dybala dan rekan-rekannya harus menelan kekalahan dari Torino dengan skor 2-3 dalam pertandingan tersebut, menambah kesedihan bagi tim yang harus menunda keinginan memenangkan trofi Piala Italia. Piala ini telah mengalir dari mereka sejak 2008, ketika mereka berhasil mengalahkan Inter Milan di final 2-1. Radu Dragusin, yang ingin meninggalkan Tottenham untuk membela AS Roma, dan Atalanta yang hampir mendapatkan Giacomo Raspadori, turut menjadi perhatian dalam agenda klub tersebut.


