Selama periode angkutan libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat jumlah penumpang pesawat mencapai 10,20 juta orang di 37 bandara yang dikelola. Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, menyatakan bahwa angka penumpang selama periode tersebut hampir sama dengan tahun sebelumnya, yaitu sekitar 10,24 juta penumpang. Puncak pergerakan penumpang terjadi sebelum Natal dan Tahun Baru, dengan jumlah penumpang tertinggi pada 24 Desember 2025 sebesar 543 ribu penumpang dan pada 28 Desember 2025 sebesar 531 ribu penumpang.
Pergerakan pesawat selama periode Nataru 2025/2026 mencapai sekitar 76 ribu penerbangan, termasuk 2 ribu penerbangan tambahan. Beberapa bandara yang tersibuk selama angkutan libur tersebut adalah Soekarno-Hatta Tangerang, I Gusti Ngurah Rai Bali, Juanda Surabaya, Sultan Hasanuddin Makassar, dan Kualanamu Deli Serdang. Pahlevi menekankan bahwa optimalisasi operasional bandara berhasil dilakukan selama periode tersebut, dengan utilisasi slot time hampir mencapai 90 persen.
Achmad Syahir, Wakil Direktur Utama InJourney Airports, menambahkan bahwa selama periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026, berbagai inisiatif terkait customer experience diluncurkan dengan sukses, termasuk desain tematis Nataru dan aktivitas customer experience. Inovasi seperti Customer Service Mobile dan Posko Terpadu Melayani Sepenuh Hati juga berhasil menjaga standar pelayanan di bandara selama periode sibuk. InJourney Airports secara terus-menerus akan mengenalkan inovasi-inovasi pelayanan dan customer experience di seluruh bandara yang dikelolanya ke depannya. Penutupan Posko Terpadu Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 menandai berakhirnya monitoring angkutan Nataru di seluruh bandara yang dikelola InJourney Airports.


