Wednesday, January 14, 2026
HomeFinansialBI Kaltim Maksimalkan Uang Kartal Rp4,8 Triliun untuk Natal dan Tahun Baru

BI Kaltim Maksimalkan Uang Kartal Rp4,8 Triliun untuk Natal dan Tahun Baru

Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kalimantan Timur (BI Kaltim) mempersiapkan uang kartal sebesar Rp4,8 triliun untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Hal ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan transaksi masyarakat Kaltim yang mengalami peningkatan sebesar 17,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Distribusi uang tunai ini masuk dalam Program SERUNAI (Semarak Rupiah di Hari Natal Penuh Damai) tahun 2025 dengan tema “Rupiah Terjaga untuk Natal Penuh Kasih 2025”. Selain distribusi ke empat lokasi kas titipan, BI Kaltim juga menyediakan layanan kas keliling di delapan titik yang akan berlangsung pada 9 – 23 Desember 2025, diprioritaskan di lokasi peribadatan, sekolah-sekolah Kristiani, dan titik strategis lainnya.

Program ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan uang layak edar serta memberikan kemudahan akses layanan penukaran uang bagi masyarakat. Selain itu, BI juga mengajak masyarakat untuk lebih mengenal, merawat, dan memahami Rupiah. Cinta Rupiah diwujudkan dengan mengenali ciri keaslian uang Rupiah melalui 3D (dilihat, diraba, diterawang) dan merawat Rupiah dengan baik melalui 5J (jangan dilipat, jangan dicoret, jangan diremas, jangan distaples, dan jangan dibasahi). Paham Rupiah tercermin dalam perilaku bijak berbelanja sesuai kebutuhan, mendukung UMKM lokal, menabung, dan berinvestasi untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, BI Kaltim juga turut memperkuat sinergi investasi di Ibu Kota Nusantara serta mempercepat digitalisasi pasar rakyat di Samarinda. Kolaborasi dengan IPB University juga dilakukan untuk memperkuat wakaf produktif pertanian. Dengan langkah-langkah tersebut, BI Kaltim berkomitmen untuk memastikan masyarakat Kaltim memiliki akses yang mudah dan nyaman dalam melakukan transaksi serta meningkatkan pemahaman masyarakat tentang nilai dan peran Rupiah dalam perekonomian nasional.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler