PT TASPEN (Persero) mengimbau peserta aktif maupun pensiunan untuk waspada terhadap maraknya penipuan yang mengatasnamakan TASPEN. Hal ini dilakukan untuk mencegah kebocoran data, kerugian finansial, dan potensi kejahatan siber. Beberapa laporan telah diterima oleh TASPEN mengenai oknum yang berpura-pura sebagai pegawai perusahaan dan meminta data pribadi peserta melalui panggilan video, serta permintaan penggantian biaya meterai sebesar Rp10.000. TASPEN menegaskan bahwa layanan yang diberikan oleh perusahaan adalah gratis dan tidak pernah meminta biaya kepada peserta.
Corporate Secretary TASPEN, Henra, menyarankan peserta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap informasi mencurigakan yang mengatasnamakan TASPEN. Henra juga mengajak peserta untuk memastikan informasi yang diterima melalui kanal resmi perusahaan sebelum menindaklanjutinya. Validasi informasi dianggap sebagai langkah penting dalam melindungi data pribadi peserta. TASPEN kembali menekankan tiga prinsip utama dalam menghadapi dugaan penipuan, yaitu Tahan, Pastikan, dan Laporkan.
Perusahaan berkomitmen untuk memperkuat keamanan dan kualitas layanan digital bagi seluruh peserta demi mendukung visi dan misi TASPEN dalam menjaga integritas layanan serta mendukung Astacita Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan tata kelola yang bersih dan peningkatan kesejahteraan peserta. Hal ini sejalan dengan komitmen TASPEN untuk terus menjaga keamanan dan kualitas layanan digital bagi peserta.








