Program tanam jagung yang dilakukan oleh Polri telah menunjukkan hasil yang positif dengan realisasi mencapai 883 ribu hektare. Wakapolri, Komjen Pol Dedi Prasetyo, menyatakan bahwa target total luas tanam jagung Polri adalah 1,3 juta hektare hingga akhir 2025. Upaya ini sebagai bagian dari dukungan terhadap swasembada pangan nasional.
Dalam konferensi pers di Lampung Selatan, Lampung, Dedi menjelaskan bahwa Polri telah menanam jagung di 883 ribu hektare dan menargetkan penambahan hingga 1 juta hektare pada Desember 2025. Tujuannya adalah untuk memperkuat produksi jagung nasional demi mencapai target akhir yang ditetapkan.
Kerja sama antara Polri, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, dan Forkopimda setempat telah dilakukan dalam program penanaman jagung. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukuhkan kontribusi Polri dalam sektor tanaman pangan nasional.
Diperkirakan hasil panen jagung hingga kuartal keempat akan mencapai 2,8 juta ton berdasarkan data Satgas Ketahanan Pangan Polri. Target produksi nasional Polri dalam program ini adalah mencapai 4 juta ton jagung pada 2025, dengan harapan penanaman yang dipercepat dapat memberikan kontribusi signifikan.
Lampung merupakan salah satu provinsi yang menunjukkan perkembangan positif dalam hal penanaman dan produksi jagung. Polri yakin bahwa dengan komitmen yang kuat, swasembada pangan, khususnya jagung, dapat tercapai sesuai arahan dari Presiden. Semua upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani jagung dan memperkuat kontribusi daerah terhadap produksi jagung nasional.








