Ratu Máxima baru saja menyelesaikan rangkaian kunjungan kerjanya ke Indonesia, bukan sebagai Ratu Belanda, tetapi sebagai United Nation Secretary-General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Health. Lawatannya mencakup pertemuan dan kegiatan strategis terkait keuangan inklusif dan kesehatan keuangan masyarakat. Selama tiga hari, Ratu Máxima mengunjungi berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Kabupaten Sragen, Kota Solo di Jawa Tengah, Kota Jakarta, dan Kabupaten Bekasi di Jawa Barat. Ini merupakan kunjungan kelimanya ke Indonesia, sebelumnya ia telah mengunjungi Indonesia tiga kali dalam kapasitasnya sebagai Penasihat Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Keuangan Inklusif bagi Pembangunan. Ratu Máxima juga pernah mendampingi Raja Willem-Alexander saat kunjungan kenegaraan pada tahun 2020.
Ratu Máxima memulai kunjungannya dengan mengunjungi pabrik garmen di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, dan kemudian Kampung Batik Laweyan di Solo. Selain itu, ia menghadiri Women’s World Banking di Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah. Pada hari Rabu, Ratu Máxima berpartisipasi dalam diskusi di kantor PBB setempat, mengunjungi International Finance Corporation, dan meninjau kompleks rumah subsidi Gran Harmoni Cibitung di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pada hari Kamis, Ratu Máxima berpartisipasi dalam agenda literasi finansial bersama OJK, BI, dan Kemenkeu. Ratu Máxima juga bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, untuk menyampaikan temuan dan kesan dari kunjungannya.








