PT MRT Jakarta (Perseroda) mencatatkan jumlah pelanggan mereka yang menggunakan layanan transportasi publik sebanyak 4.487.284 selama Oktober 2025. Dari data tersebut, sekitar 144.751 pelanggan naik MRT Jakarta setiap harinya. Pada hari kerja Senin-Jumat, angka keterangkutan mencapai 157.977 pelanggan per hari, sementara pada akhir pekan mencapai 106.727 pelanggan. Stasiun Dukuh Atas BNI menjadi stasiun dengan jumlah pelanggan terbanyak, diikuti oleh Stasiun Lebak Bulus, Stasiun Blok M BCA, Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta, dan Stasiun Istora Mandiri. Stasiun-stasiun tersebut dikenal sebagai stasiun terintegrasi dengan moda transportasi publik lainnya.
Kepopuleran stasiun-stasiun tersebut tidak hanya karena integrasi dengan moda transportasi lain, tapi juga karena penggunaan transit mitra pengumpan, gaya hidup, dan program kegiatan lainnya. Untuk meningkatkan angka keterangkutan, PT MRT Jakarta (Perseroda) bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk industri wisata, seperti sektor kuliner, aktivitas, pusat perbelanjaan, kesehatan, pendidikan, dan promosi tiket di tempat-tempat wisata. MRT Jakarta juga menyediakan produk promosi tiket, seperti charm, lanyard, pop-socket, dan lainnya.
Masyarakat yang tertarik mendapatkan charm dapat mengunjungi MRT Merch Market di Stasiun Blok M BCA. Pada tahun 2024, jumlah pengguna jasa MRT Jakarta melebihi target sebesar 111 ribu orang per hari. Pada tahun 2025, PT MRT Jakarta (Perseroda) menargetkan 117 ribu pelanggan per hari sebagai pencapaian akhir tahun. Aksi tersebut sebagai upaya PT MRT Jakarta (Perseroda) untuk terus meningkatkan keterangkutan dan pelayanan publik dengan harapan mencapai target yang lebih baik di masa depan.








