Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, meminta agar kendaraan seperti ojek online (ojol) dan taksi tidak berhenti atau parkir di dekat penyeberangan pejalan kaki yang dikontrol lampu lalu lintas atau persimpangan pelikan di Stasiun Cikini. Menurutnya, hal tersebut telah terselesaikan, namun ia tetap meminta agar tidak ada kendaraan yang berhenti di lokasi tersebut. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama dengan Kereta Api Indonesia berusaha untuk mengatasi masalah tersebut dan masyarakat diminta untuk melaporkan kendaraan yang melanggar peraturan.
Pramono juga berharap agar pelican crossing di Stasiun Cikini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan baik. Fasilitas tersebut merupakan bentuk komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam merespon aduan dari masyarakat. Uji coba penerapan pelican crossing dan pembukaan pagar akses masuk Stasiun Cikini disesuaikan dengan jam operasional kereta commuter, yaitu pukul 05.00-24.00 WIB.
Selain menyiapkan pelican crossing dengan lampu lalu lintas pengaman, Pemprov DKI Jakarta juga akan mengerahkan petugas Dinas Perhubungan dan Satpol PP untuk memastikan mobilitas masyarakat berjalan lancar dan aman. Semua ini dilakukan sebagai upaya untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh masyarakat sekitar Stasiun Cikini.
Pram Minta Ojol dan Taksi Tak Berhenti di Penyeberangan Cikini: Bahaya dan Solusi
RELATED ARTICLES


