Tuesday, March 10, 2026
HomeFinansialProyeksi Ekonomi 2025: Pertumbuhan 4,8% +/- 0,1%

Proyeksi Ekonomi 2025: Pertumbuhan 4,8% +/- 0,1%

Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 akan berkisar antara 4,8 persen dengan inflasi tetap rendah sekitar 1,9 persen. Nilai tukar rupiah juga diperkirakan stabil dalam kisaran Rp16.300–Rp16.700 per dolar Amerika Serikat. Sebagai Kepala Bidang Riset dan Kajian Ekonomi Perbankan Perbanas, Aviliani menyoroti kendala eksternal dan internal yang masih mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Meskipun demikian, penurunan suku bunga global dan inflasi yang rendah di kuartal 1 dan 2 tahun 2025 memberikan peluang untuk ekspansi usaha dengan efisiensi penghimpunan dana masyarakat yang lebih baik.

Perbanas mengidentifikasi lima pilar utama perekonomian yang saling terkait, seperti inflasi, daya beli, transmisi kebijakan moneter, kinerja sektor strategis, pertumbuhan kredit dan DPK, serta stabilitas nilai tukar. Meskipun tantangan likuiditas masih ada, terutama dengan proyeksi pertumbuhan Dana Pihak Ketiga yang relatif rendah, Perbanas meyakini bahwa pelonggaran kebijakan moneter masih memungkinkan. Adapun perubahan ekonomi saat ini menuntut perbankan untuk memastikan strategi kredit yang adaptif untuk mengatasi perlambatan yang terjadi.

Aviliani mengungkapkan bahwa pemerintah memiliki potensi untuk memberikan stimulus ekonomi yang dapat mendorong pertumbuhan di atas 5 persen. Dengan tren inflasi rendah dan upaya mengatasi lonjakan harga bahan pokok, diharapkan inflasi tetap terkendali. Sebagai informasi tambahan, Perbanas juga menyoroti pentingnya memanfaatkan momentum ekonomi yang tengah berkembang dan menyesuaikan strategi kredit guna menjaga pertumbuhan sektor perbankan. Seluruh proyeksi ini mencerminkan upaya Perbanas dalam memahami dan mengantisipasi dinamika ekonomi Tanah Air guna memberikan kontribusi yang positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa mendatang.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler