Harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi dari beberapa penyedia seperti Pertamina, Shell, Vivo, dan BP mengalami penyesuaian di awal Agustus 2025. Menurut data resmi dari masing-masing perusahaan, sebagian besar jenis BBM mengalami penurunan harga mulai tanggal 1 Agustus. Contohnya, di SPBU Shell, harga Shell Super turun dari Rp12.810 per liter menjadi Rp12.580 per liter. Sementara itu, harga Shell V-Power juga mengalami perubahan sebesar Rp250 per liter, dari Rp13.300 menjadi Rp13.050 per liter.
Namun, tidak semua jenis BBM mengalami penurunan harga. Misalnya, harga Shell V-Power Diesel justru mengalami kenaikan sebesar Rp580 per liter dari Rp13.800 menjadi Rp14.380 per liter pada tanggal 1 Agustus. Sementara harga Shell V-Power Nitro+ turun Rp310, dari Rp13.540 menjadi Rp13.230 per liter.
Bagaimana dengan harga BBM dari SPBU lainnya? Berikut adalah rincian harga selengkapnya dari berbagai sumber.
Daftar Harga BBM Pertamina, Vivo, Shell, dan BP 1 Agustus 2025
1. Daftar harga BBM di SPBU Pertamina
– Pertalite (RON 90) : Rp10.000 per liter
– Solar subsidi (CN 48) : Rp6.800 per liter
– Pertamax (RON 92) : Rp12.200 per liter
– Pertamax Green 95 : Rp13.000 per liter
– Pertamax Turbo (RON 98) : Rp13.200 per liter
– Dexlite (CN 51) : Rp13.850 per liter
– Pertamina Dex (CN 53) : Rp14.150 per liter
2. Harga BBM di SPBU Shell
– Shell Super (RON 92) : Rp12.580 per liter
– Shell V-Power (RON 95) : Rp13.050 per liter
– Shell V-Power Diesel (CN 51) : Rp13.230 per liter
– Shell V-Power Nitro+ (RON 98) : Rp14.380 per liter
3. Rincian harga BBM di SPBU Vivo
– Revvo 90 (RON 90) : Rp12.490 per liter
– Revvo 92 (RON 92) : Rp12.580 per liter
– Revvo 95 (RON 95) : Rp13.050 per liter
– Diesel Primus Plus (CN 51) : Rp14.380 per liter
4. Harga BBM di SPBU BP-AKR
– BP 92 (RON 92) : Rp12.550 per liter
– BP Ultimate (RON 95) : Rp13.050 per liter
– BP Ultimate Diesel (CN 53) : Rp14.380 per liter
Penyesuaian harga ini memberikan sedikit angin segar bagi konsumen, terutama pengguna kendaraan yang bergantung pada BBM non-subsidi. Meskipun ada kenaikan harga pada beberapa jenis bahan bakar, namun tren harga secara umum menunjukkan penurunan. Penyesuaian ini kemungkinan dipengaruhi oleh dinamika harga minyak dunia serta kebijakan masing-masing perusahaan penyedia BBM.
Masyarakat disarankan untuk terus memantau perubahan harga secara berkala melalui situs dan sosial media resmi masing-masing SPBU, terutama bagi yang menggunakan kendaraan pribadi secara rutin atau memiliki mobilitas tinggi.


