Tuesday, September 8, 2026
HomeBola BasketPerebutan Gelar IBL Sixth Man of The Year 2022: Lima Pemain Lokal...

Perebutan Gelar IBL Sixth Man of The Year 2022: Lima Pemain Lokal Bersaing

Lima pemain lokal terpilih masuk dalam nominasi peraihan penghargaan IBL Sixth Man of The Year 2025, penghargaan yang diberikan kepada pemain cadangan terbaik yang memberikan dampak besar saat masuk ke lapangan. Pemain yang terpilih harus tampil minimal 15 pertandingan musim reguler dan lebih sering turun dari bangku cadangan daripada sebagai starter. Kandidat penghargaan ini dipilih berdasarkan kontribusi statistik seperti poin, rebound, assist, efisiensi, plus-minus, dan rata-rata menit bermain di luar lima pemain inti.

Rio Disi dari tim Dewa United Banten menjadi salah satu nama paling mencolok di antara nominasi. Rio tampil dalam 25 pertandingan dengan rata-rata 17,4 menit, mencetak 5,8 poin, 1,3 rebound, dan 1,9 assist per gim. Efisiensinya yang mencapai 155 merupakan yang tertinggi di antara semua kandidat dan kehadirannya kerap menjadi pembuka jalan bagi Dewa United di tengah kebuntuan pertandingan.

Arki Dikania Wisnu, juga dari Dewa United Banten, masuk dalam nominasi setelah menunjukkan peran yang berubah sejak kepindahannya ke Dewa United. Meskipun turun sebagai pemain cadangan, Arki tetap menunjukkan jiwa kepemimpinan yang kuat dengan mencatatkan 3,8 poin, 3,0 rebound, dan 1,6 assist per gim dalam 25 pertandingan.

Muhammad Reza Fahdani Guntara dari Pelita Jaya Jakarta menjadi kejutan dalam daftar nominasi. Meski tidak masuk dalam nominasi Local MVP atau Defensive Player of The Year, Reza tetap tampil solid sebagai pemain keenam dengan mencetak rata-rata 4,7 poin dalam 22 pertandingan.

Victory Jacob Emilio Lobbu dari Prawira Bandung menunjukkan peningkatan signifikan dengan rata-rata 18,4 menit bermain, menyumbang 4,0 poin, 2,4 rebound, dan 2,9 assist per gim. Sedangkan Daniel William Tunasey Salamena dari Rans Simba Bogor menunjukkan konsistensi sepanjang musim dengan rata-rata 19,5 menit bermain, menghasilkan 4,5 poin, dan 1,4 rebound per gim.

Pengumuman peraih penghargaan IBL Sixth Man of The Year 2025 tentu akan menjadi momen menarik untuk diantisipasi di dunia bola basket Indonesia. Menjadi pemain cadangan terbaik bukanlah hal yang mudah, namun nominasi ini membuktikan bahwa penghargaan selalu diberikan kepada mereka yang memberikan kontribusi nyata ketika diperlukan di lapangan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler