Managing Director Asia Tenggara, Jepang, dan Korea Selatan dari LALIGA atau Liga Spanyol, Ivan Codina, menyatakan bahwa keputusan terkait tur pramusim klub-klub Spanyol ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia, tidak tergantung pada liga tetapi masing-masing klub. Ivan menjelaskan bahwa setiap klub membuat keputusan sendiri mengenai pramusim mereka setiap tahun, dengan banyak permintaan dan kompetisi yang harus dipertimbangkan. Saat ini, klub-klub Liga Spanyol memilih untuk melakukan tur ke Asia Timur, seperti Korea Selatan dan Jepang, sebagai bagian dari persiapan mereka untuk musim baru 2025/2026.
Ketika klub Spanyol mengunjungi Asia Timur musim panas ini, Ivan berharap dapat membawa mereka lebih dekat ke pasar Asia Tenggara. Meskipun upaya untuk menyentuh pasar ini sedang dilakukan, belum ada tanggal pasti mengenai kunjungan klub-klub Spanyol ke Asia Tenggara. Espanyol adalah salah satu klub Spanyol terakhir yang mengunjungi Indonesia delapan tahun lalu, ketika mereka mengadakan dua laga uji coba melawan timnas Indonesia dan Persija Jakarta. Kedatangan klub-klub Spanyol di Indonesia menjadi momen bersejarah, dengan Espanyol memenangkan kedua pertandingan tersebut.
Pesan dari Javier Tebas, Presiden LALIGA, adalah menunjukkan bahwa minat dan dukungan terhadap perkembangan kompetisi sepak bola di Indonesia semakin meningkat. Harapan Ivan adalah agar keberadaan klub-klub Spanyol di Asia Timur menjadi awal yang baik untuk menjelajahi pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Meningkatnya minat ini merupakan langkah positif dalam memperluas eksistensi Liga Spanyol di wilayah ini.


