Pasar modal Indonesia terus mengalami pertumbuhan positif di tahun 2025 dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil mencatatkan 14 perusahaan baru. Dana yang terhimpun melalui aksi Initial Public Offering (IPO) mencapai Rp7,01 triliun, menunjukkan optimisme pelaku pasar terhadap investasi saham. Sebanyak 3 dari 14 perusahaan yang terdaftar masuk dalam kategori lighthouse company dengan kapitalisasi pasar minimum Rp3 triliun. Momentum pertumbuhan ini juga terlihat dari posisi BEI yang menduduki peringkat kedua di ASEAN untuk jumlah perusahaan tercatat saham dan pertumbuhan tertinggi kedua secara global.
Selain itu, dari total perusahaan tercatat di pasar modal Indonesia yang mencapai 956 perusahaan, terdapat 14 perusahaan lainnya yang akan segera melangsungkan IPO. Terdapat perusahaan dengan aset skala besar di atas Rp250 miliar, perusahaan dengan aset skala menengah antara Rp50 miliar sampai Rp250 miliar, dan perusahaan dengan aset skala kecil di bawah Rp50 miliar. Beragam sektor bisnis turut berperan dalam pertumbuhan pasar modal ini, seperti sektor keuangan, transportasi dan logistik, barang baku, barang konsumen primer dan non primer, kesehatan, serta energi.
Dengan kondisi yang positif ini, pelaku pasar diharapkan dapat melihat potensi investasi saham sebagai pilihan yang menarik. BEI terus berupaya untuk memberikan fasilitas dan dukungan bagi perusahaan yang ingin tercatat di pasar modal Indonesia serta menjaga kepercayaan investor untuk ikut berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi nasional melalui investasi saham.


