Pertandingan bola basket Indonesia Basketball League (IBL) untuk musim 2025 menjadi ajang persaingan yang sengit bagi lima pemain guard yang bersaing untuk menjadi Local MVP atau pemain lokal terbaik. Para pemain tersebut adalah Agassi Yeshe Goantara dari Pelita Jaya Jakarta, Abraham Damar Grahita/Bram dari Satria Muda Pertamina Jakarta, Yudha Saputera dari Prawira Bandung, Diftha Pratama dari Hangtuah Jakarta, dan Abraham Renoldi Wenas dari Kesatria Bengawan Solo. Bram, yang sebelumnya memenangkan penghargaan serupa, bersaing dengan Yudha untuk gelar MVP lokal.
Musim ini, tiga guard andalan timnas senior Indonesia, yaitu Bram, Yudha, dan Agassi, menjadi perbincangan karena penampilan konsisten mereka. Bram, yang menjadi kapten Satria Muda, masuk nominasi setelah mencetak rata-rata 12,3 poin per gim, tiga rebound per gim, dan 2,2 assist per gim dalam 24 pertandingan. Yudha, meskipun mengalami cedera, tetap tampil cemerlang dengan mencatat 4,2 ppg, 3,4 rpg, dan 4,9 apg dari 22 pertandingan babak reguler.
Agassi Goantara, setelah kembali bangkit pada musim ini, mencatat 10,3 ppg, 3,4 rpg, dan dua apg dalam 26 laga. Selain membantu Pelita Jaya Jakarta menduduki peringkat pertama klasemen IBL 2025, Agassi juga membawa timnya meraih posisi ketiga dalam Final Four Basketball Champions League (BCL) Asia-East 2025. Diftha Pratama dari Hangtuah Jakarta juga mencatat peningkatan performa dengan rata-rata 8,4 ppg, 3,6 rpg, dan dua apg sepanjang musim.
Sementara Abraham Renoldi Wenas dari Kesatria Bengawan Solo, meskipun statistiknya menurun, tetap menjadi bagian penting dalam keberhasilan tim mencapai fase gugur musim 2025. Diperkirakan persaingan untuk gelar Local MVP akan semakin ketat dengan semakin panasnya pertandingan di lapangan. Selain menarik perhatian pecinta bola basket, kompetisi ini juga menjadi wadah bagi para pemain lokal untuk terus berkembang dan menunjukkan potensi terbaik mereka.


